Hijab dan Kehidupan Sehari-Hari


Oleh. A. B. Ulum (Moh. Tamimi)

Judul: My Hijab
Penulis: Ifa Avianty
Penerbit: Mizan, Bandung
Cetakan: I, Mei 2016
Tebal: 164 halaman
ISBN: 978-602-0851-42-6

Hijab merupakan suatu kewajiban bagi muslimah. Hijab sudah seakan menjadi identitas perempuan muslimah. Akan tetapi, perempuan yang tidak berhijab bukan berarti bukan muslimah. Terkadang pula, hijab menjadi momok menakutkan bagi sebagian perempuan muslim, baik karena takut dikucilkan teman dan lingkungan, takut tidak laku, atau takut tidak dikatakan keren dan lain sebagainya.
Lewat buku ini, Ifa Avianti menepis semua anggapan itu. Memang, menurut pengalamannya saat awal-awal memutuskan untuk berhijab, banyak yang menjahilinya. Seperti mengikat ujung jilbabnya ke pintu angkot dan sebagainya (hlm. 11-12)
sejatinya hijab bukan hanya sekedar kewajiban semata, melainnya juga kebutuhan bagi setiap muslimah. Dengan berjilbab, seseorang terlindung dari sinar matahari, polusi, debu, dan yang lebih penting lagi adalah melindungi diri perempuan dari setiap mata orang lain memandang sehingga lebih menjauhkan perempuan dari pelecehan. Jika aurat selalu diumbar, pria mana yang takkan tergoda, serupa bunga indah yang selalu menebar keindahan dan keharuman yang akan menarik setiap kumbang untuk hinggap dan menghirup madunya, kecuali pria yang mempunyai iman kuat.
Mengenai jodoh, terkadang karena ketakutan orang tua takut anaknya tidak laku, Ifa Avianty dengan tegas mengatakan bahwa jodoh sudah ada yang mengaturnya. Jika kita menginkan orang yang tampan, maka cantikkanlah dahulu dirinya. Jika ingin mendapatkan pria yang sholeh, maka perbaikilah dulu tabiatnya supaya menjadi orang sholehah. (hlm. 55-56) Orang yang baik bersama orang baik dan orang buruk bersama orang buruk. Kurang lebih demikian jugalah yang dimaksud ayat Al-Qur'an surat An-Nur ayat 26.
Sebagian orang juga mengaitkan hijab dengan karier. Juga menjadi momok di sebagian kalangan masyarat bahwa orang berhijab lebih mempersulir mendapatkan pekerjaan dengan alasan penampilan kurang menarik. Penulis buku ini tidak hanya memberikan argumen penolakan terhadap pandangan sebagian masyarakat itu, ia juga memberika tips-tips jitu dalam menghadapi permasalahn hijaber, mengenai jodoh, karier dan kejakinan.
Jadi, bagi kalian para muslimah, buku ini sangat cocok untuk membuat hari-hari lebih berarti dan menyenangkan dengan tetap berhijab. Selebihnya, selamat menikmati.

*Penikmat buku dari Bluto.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menertawakan Luka

Tarekat Qadiriyah

Pendidikan Sosial