Postingan

Tarekat Qadiriyah

Bab I Pendahuluan Latar Belakang Masalah Islam adalah agama yang dianut kurang lebih dua ratus juta orang di Asia Tenggara, yang berpusat di sebuah kepulauan muslim mulai dari Thailand Selatan melalui Malaysia dan Indonesia, dan sampai bagian utara Brunei Darussalam dan Filipina Selatan. Ada pelbagai teori yang ditawarkan oleh para ilmuan mengenai awal datangnya Islam, dan begitu juga tarekat (sufisme) di kepulauan ini dengan sebagian besar perdebatan terpusat perihal daerah terjadinya Islamisasi pertama.  Oleh karena itu penulis ingin menyusun makalah tentang tarekat terutama tarekat Qadiriyyah yang merupakan pelopor organisasi tarekat di Dunia. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka penulis dapat merumuskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut: Siapakah pendiri dan bagaimanakah sejarah singkat Tarekat Qadiriyyah? Siapakah tokoh-tokoh Tarekat Qadiriyyah? Apakah ciri-ciri Tarekat Qadiriyyah? Bagaimanakah ajaran Tarekat Qadir...

Cerita Si Qais Menaklukkan Laila

Oleh: Moh. Tamimi (edisi 1) Qais selalu saja ditolak mentah-mentah oleh Laila. Tapi Qais tak patah arang, si Qais selalu saja mengungkapkan isi hatinya lewat puisi. Ya, puisi yang terpancar dari suara hati. Kegilaan Qais pada Laila hampir membuat Qais menjadi gila. Padahal, biasanya Laila yang gila, Laila Majnun, dalam cerita jaman dahulu. Qais masih belum mengerti harus dengan cara apa ia menaklukkan hati Laila. Laila tetap tegar dengan pendiriannya, sedangkan segala upaya telah dilakukan Qais. Puisi, cerpen, ungkapan lebay sekali pun sering ia tulis untuk menunjukkan ketulusan cintanya pada Laila. Hemm, cinta. Cinta itu memang bak setetes embun di musim gersang. Gersang dari kasih sayang, gersang dari kata sayang. Bukan gerah merangsang. Tapi itulah Qais, pemuda penuh semangat untuk memikat pujaan hatinya. (edisi 2) Mulai terasa oleh Qais bahwa usahanya selama ini sia-sia, tidak membuahkan hasil. Qais berusa mencari jalan lain, jalan lain untuk menaklukkan hati. Terbersit dal...

Pendekatan Manajerial Psikologikal Sistem (2)

Oleh: Moh. Tamimi M. Iqbal Anshari Dosen Pengampu: Zaitur Rahem M. Pd. I Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Pengelolaan kelas yang dilangsungkan dalam ranah pendidikan formal pada khusunya, membutuhkan berbagai pendekatan dengan situasi yang serba berbada antara kelas yang satu dengan kelas yang lain. Pendekatan behavioral adalah salah pendekatan tingkah laku yang dilakukan dalam mensukseskan proses pengelolaan kelas. Dan Tekhnik hadiah-hukuman serta trial and error adalah sebagian teknik dalam menciptakan proses pendidikan berlangsung sebagaiman yang diharapkan. A. Pendahuluan Masalah belajar adalah masalah yang selalu aktual dan selalu dihadapi oleh setiap orang. Belajar adalah dasar untuk memahami perilaku. Maka dari itu banyak ahli membahas dan menghasilkan berbagai teori tentang belajar. Dalam hal ini tidak dipertentangkan kebenaran setiap teori yang dihasilkan tetapi yang lebih penting adalah pemakaian teori – teori itu dalam praktek kehidupan. Sehubunga...

Peran Sastrawan dalam Melawan Korupsi

Oleh: Moh. Tamimi* Korupsi, merupakan penyakit mental Indonesia mulai dari rakyat kelas teri hingga pejabat kelas kakap. Bagi penulis, realita ini memang perlu ditindak lanjuti dari berbagai bidang. Kalau perlu, lewat game-pun juga sangat diperlukan. Game, sudah menjadi rutinitas sebagian anak-anak dan remaja saat ini.  Oleh karena itu, game bisa dijadikan penanaman kesadaran hidup tanpa korupsi. Bukan hanya bermain game "Super Mario" yang selalu mencuri emas dibalik gedung. Jika demikian, menjadi wajar para generasi bangsa kita bila sudah dewasa berprofesi menjadi pencuri emas di balik gedung parlemen. Menurut J. Kristiadi, tanpa kontrol publik, lembaga perwakilan rakyat akan semakin kehilangan martabatnya karena tertimbun limbah nafsu serakah sehingga ranah kekuasaan kehilangan amanah, hidayah, berkah, dan marwah. Apabila semua lini harus ikut andil dalam menolak dan menggugat korupsi, maka jalan sastra pun juga mempunyai peran pentung dalam menyuarakan gerakan anti ko...

Pengelolaan Kelas

BAB I Pendahuluan A. Latar Belakang Masalah Etos kerja pembelajaran sebagai upaya membangun nuansa belajar mengejar tidak terlepas dari perbincangan tetntang kualitas sumber daya manusia. Sedangkan sumber daya sangat dipengaruhi oleh paradigma teologis sebagai daya pikir manusia dalam menangkap dan memahami pesan-pesan transendental Ilahi dalam kerangka memacu kiprah kinerja dan prestasi pembelajaran. * A. Chaedar Alwasilah dalam Pengantar Acep Hermawan, Metodelogi Pembelajaran Bahasa Arab (Bandung: Rosda Karya, 2013) hlm. vi Apa saja yang menjadi terjadi pada proses pembelajaran bahasa (asing) adalahrefleksi dari sebuah metodelogi sebagai nafas pembelajarannya. Seluruh rangkaian kegiatan yang terjadi dalam pembelajaran ini dimotori oleh sebuah metodelogi yang digunakan. Namun perlu di catat bahwa menjabarkan sebuah kebulatan metodelogi terkait dengan banyak variabel yang tidak sederhana. Warna apa saja yang mengemuka dipastikan dipengaruhi oleh kebutuhan, kemampuan guru dan pel...

Santri Tidur

Oleh: Moh Tamimi* Bicalah masalah santri tidur bukan lagi masalah langka. Siang tidur, malam begadang ditemani secangkir kopi dan sebatang rokok sudah cukup untuk menguatkan mata dan pikiran terus melek. Tidur, kalau bicara masalah tidur, ada banyak keajaiban saat tidur, apalagi tidurnya santri. Saat tidur, petunjuk saat istikharah hadir. Saat tidur, teman lama kadang hadir kembali. Saat tidur, ilmu datang tiba-tiba seperti belajar seratus tahun. Saat tidur pula, kita bisa menatap wajah Kanjeng Nabi. Akan tetapi, semuanya itu hanya khusus orang-orang tertentu. Banyak pula misteri yang belum terungkap saat kita tidur. Kapan kita bisa merasakan nikmatnya tidur? Pertanyaan itu tidak pernah kelar-kelar dari dulu. Sabda dalam "Tapak Sabda" telah menanyakan hal itu, seorang santri yang suka filsafat. Kalau saat bangun, kita menikmati bangun tidur. Kalau sebelum tidur, ketika merasakan kantuk yang terus memaksa. Tidur, selain banyak misteri indahnya, juga banyak dampak nega...

Pendidikan Sosial

Bab I Pendahuluan A. Latar Belakang Masalah Manusia, pada dasarnya, mempunyai dua tugas mulia dalam berinteraksi: Habluminallah dan Hablumminannaas. Hanya saja, ada sebagian invidu atau masyarat, untuk melancarkan kepentingan pribadinya, menggunakan alasan Hablumminallah, padahal ada kepentingan tersembunyi dalam dirinya. Hubungan sosial masyarakay yang semakin renggang di muka bumi ini. Memang sudah sepantasnya, perilaku sosial/hubungan sosial, dilakukan semata-mata demi yang Maha Kuasa. Namun, bagi mereka yang tidak berhati bening, hal itu hanya dijadikan batu loncatan belaka. Ada banyak permasalah sosial yang pada akhirnya banyak memakan korban nyawa. Seperti pembantain yang dilakukan oleh Adolf Hitler di Tahun 1940-an terhadap kaum Yahuni di Jerman, lebih dari enam juta kaum Yahudi meninggal karena pembantaian besar-besaran tersebut.*1 Ach. Maimun, Seyyed Hossein Nasr, (Yogyakarta: Diva Press, 2015) , hlm. 5 * Selain itu, saat ini, marak-maraknya pembantaian yang dilakuka...