Cofee Break in Pare
Saya hanya punya waktu 20 menit untuk menulis cerita ini. Saya sekarang ada di jalan Brawijaya, Pare, Kediri. 15. 10 WIB. Dipotong 5 menit karena masih menonton ringkasan pertandingan Ajax dan Benfita dalam Liga Champion. Saya sedang menikmati kopi bersama temanku, namanya Wahyu Aditya. Ia seorang dokter dari Riau, Sumatera. Cafee ini terletak di pinggir sungai, seandainya sungai di depan saya ini bersih tentu ini akan menjadi pemandangan yang indah. Sayangnya, masih banyak sampah terlihat mengendap di dasar sungai. Apakah pernah kamu membayangkan bagaimana indahnya menikmati secangkir Kopi Turki yang beraroma cengkeh itu di tepi sungai yang indah, seperti sebuah khayalan belaka itu terjadi di Indonesia. Saya yakin itu bisa direalisasikan, asal ada kesadaran kolektif dalam merawat dan membangun bantaran sungai dengan baik. Percuma merawat hilir saja jika dari hulu selalu dikirimi sampah. Senin mendatang, saya akan coba mempresentasikan perjalanan benda-benda di sekitar kita ...